PKS: Penelusuran Lanjutan Aliran Dana, Mutlak!

INILAH.COM, Jakarta – Fraksi PKS meminta kepada Pansus Century untuk menelusuri lebih lanjut tentang aliran dana dari transaksi yang janggal. Yaitu setelah adanya investigasi pansus ke 5 wilayah.
“Jadi perlu penelusuran lanjutan dari Pansus. Hal ini mutlak, karena ada dugaan potensi kerugian negara,” ujar Anggota Pansus Bank Century dari FPKS Andi Rahmat saat memberikan pemaparan tentang pandangan Fraksi tentang aliran dana di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (17/2).
Menurut dia, selama proses pembahasan aliran dana ada kendala yang berkaitan pemeriksaan. Seperti adanya kesulitan dari BPK dan PPATK dalam melaksanakan tugasnya ketika mengungkapkan data misalnya ada terbentur dengan perundang-undangan. Lalu adanya sikap yang tak koorperatif kepada pansus seperti di Bali.
Dalam pandangan aliran dana, FPKS memfokuskan nasabah penting yang perlu ditelusuri lebih lanjut seperti nasabah Bank Century Amiruddin Rustan di Makassar. Yaitu mulai dari aliran dana yang diterimanya saat rekeningnya sendiri diblokir hingga pemecahan dana.
Selain itu, menfokuskan pada modus penggunakan perdagangan valuta asing dalam praktek pencucian uang yang diduga ada kaitannya dalam hal narkotika.
Lalu pembayaran Bank Century kepada nasabah besar Bank Century Boedi Sampoerna. FPKS juga menyatakan kalau transaksi dengan modus melalui warkat dimana Pansus masih susah untuk memperolehnya informasinya.
Kemudian memfokuskan pada aliran dana dari FPJP dan PMS ke LPS. Yaitu apakah untuk menyehatkan Bank Century atau untuk kepentingan pihak lain.
“Karena inilah, perlu penelusuran lebih lanjut,” kata Andi. [mvi/mut]

Sumber: Inilah.Com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.